Menggunakan Kata Acuan, Kata Sapaan, dan Kata Gelar

Perhatikan kalimat-kalimat berikut:
  1. Apakah Ibu pernah berkunjung ke negeri seribu bambu?
  2. Titipan Bu Sadino akan segera saya berikan pada Ibu hari ini.
  3. Di pesta pernikahan Dimas dan Laras, hadir seorang ibu yang sangat misterius.

Ketiga kalimat di atas menggunakan kata kekerabatan, yaitu Ibu. Pada kalimat (1) kata ibu ditulis dengan huruf kapital, pada bagian awal karena sebagai kata sapaan. Pada kalimat ke (2) kata tersebut merupakan kata acuan, yaitu kata yang digunakan untuk menyebut orang ketiga dan penulisannya diawali dengan huruf kapital. Adapun pada kalimat (3) kata tersebut ditulis dengan huruf kecil karena murni sebagai kata kekerabatan. Kata tersebut jika diikuti nama diri, maka ditulis dengan huruf kapital. Misalnya Bapak Widodo, Paman Karta dan sebagainya.

Kata gelar biasanya digunakan untuk profesi maupun nama yang diikuti oleh gelar baik pendidikan maupun jabatan. Apabila diikuti oleh nama, maka penulisannya diawali dengan huruf kapital. Perhatikan contoh-contoh berikut:
  1. Anak penjual bakso itu berhasil menjadi insinyur.
  2. Kepada Bapak Camat, kami persilakan.
  3. Anak-anak berangkat didampingi Bapak Kepala Sekolah.
  4. Penelitian itu dipimpin oleh Profesor Khairani.

1 Response to "Menggunakan Kata Acuan, Kata Sapaan, dan Kata Gelar"