Menulis: Antara Bakat dan Keterampilan

Menulis. Banyak orang yang merasa kesulitan mempraktikkan kegiatan ini. Mereka beralasan menulis terkait dengan bakat. Tidak akan bisa menulis kalau memang seseorang tidak mempunyai bakat menulis. Sia-sia saja melakukan kegiatan ini bagi mereka yang tidak berbakat. Tetapi benarkah begitu? Benarkah, Anda yang mempunyai keinginan menjadi penulis tidak akan bisa menulis kalau memang tidak mempunyai bakat? Kita bahas dan buktikan.

Menulis dalam domain bahasa adalah salah satu bentuk keterampilan, yakni keterampilan menulis. Sebagai sebuah keterampilan, ia akan bisa dikuasai oleh siapa saja yang memang benar-benar berlatih. Kuncinya rajin berlatih, maka Anda akan menjadi seorang penulis yang baik.

Lalu berapa lamakah berlatih? Dan apa yang perlu dilatihkan atau dilatih?

Berkaitan dengan lama berlatih, perlu dipahami bahwa menulis adalah aktivitas yang harus dilakukan setiap saat. Tidak ada kata berhenti untuk menulis bagi yang ingin jadi penulis. Bahkan, bagi yang sudah senior pun mereka harus tetap melatih diri dan mengembangkan terus kemampuannya. Ini berarti kalau dalam batas waktu tertentu Anda sudah merasa bisa menghasilkan tulisan yang bagus bahkan tulisan Anda sudah dipublikasikan diberbagai media, Anda pun harus tetap berlatih, harus tetap menulis.

Lalu, apa yang mesti dilatihkan? Lho, kok ditanyakan, yang dilatihkan ya jelas menulis to. Mosok mau bisa menulis yang dilatihkan memasak. Ada-ada aja sampeyan. Kalau tanya tentang materi apa yang mau ditulis ya, semua materi yang ada dipikiran Anda. Jangan menulis materi yang dipikiran orang lain. Terus jangan paksakan juga Anda meniru gaya menulis orang lain sebab Anda pasti akan kalah. Tidak bisa melebihi yang Anda tiru. Lalu? Ya, pokoknya menulis aja. Ok, kita lanjut di postingan selanjutnya, nanti ndak terlalu panjang dan Anda ndak mau membaca. Tapi saya kasih bocorannya, postingan berikutnya, mau tak kasih judul, menulis semudah menumpahkan air.

2 Responses to "Menulis: Antara Bakat dan Keterampilan"

  1. Wah... Kalo saya ini mah kurang bakat nulis, apalagi terampil.. But I`ll never give up to keep trying...!!!

    BalasHapus
  2. wah kang guru harus baca postingan berikutnya nih, lebih heboh dan dasyat, masih tentang tema menulis itu mudah

    BalasHapus