Jenis Jenis Kalimat


Kalimat dalam bahasa Indonsia diartikan sebagai kumpulan beberapa kata yang mengandung pengertian sempurna, minimal trdiri dari unsur S (subyek) dan P (predikat) yang diawali dengan kesenyapan awal (dalam bahasa tulis ditandai dengan penggunaan huruf kapital)dan diakhiri dengan kesenyapan akhir (dalam bahasa tulis ditandai dengan tanda titik atau tanda baca yang menunjukkan intonasi akhir)

Kalimat dapat dibedakan dengan berbagai kategori pembedaan

1. Dilihat dari jenis kata yang menjadi perdikat. 

Berdasarkan hal ini, kalimat terbagi menjadi dua, yaitu kalimat verbal dan kalimat nominal. 
Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berjnis kata kerja sedangkan kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya selain kata kerja.

Mengenali fungsi-fungsi kata dalam kalimat verba dan nominal

Kalimat Verbal

Pada kalimat verbal fungsi predikat (untuk selanjutnya disingkat P) diduduki atau dijabat oleh kata yang menunjukkan aktivitas atau pekerjaan. Sedangkan fungsi subyeknya (selanjutnya disingkat S) dijabat oleh kata yang menunjukkan aktivitas atau pekerjaan. Sedangkan fungsi obyek (selanjutnya disingkat O) dijabat oleh kata yang dikenai atau menjadi sasaran pekerjaan.

Contoh:

1. Ahmad membersihkan ruang perpustakaan
2. Anjing itu mengejar kucing

Penjelasan:
Pada kalimat no. 1 fungsi S dijabat oleh Ahmad, karena dia yang melakukan aktivitas sedangkan fungsi O diduduki oleh klompok kata ruang perpustakaan. Kata membersihkan berlaku sebagai P karena dialah kata yang menujukkan aktivitas (perbuatan)

Sedangkan pada kalimat nomor 2, fungsi S diduduki oleh klompok kata anjing itu karena dialah yang melakukan pekerjaan, fungsi P diduduki oleh kata mengejar (kata yang menunjukkan pekerjaan) sedangkan kata kucing berlaku sebagi O karena dialah yang berlaku sebagai kata yang menjadi sasaran pekerjaan.

Kalimat Nominal

Berbeda dengan kalimat verbal, dalam kalimat nominal tidak ditemukan kata kerja. Untuk mengetahui bagian mana yang menjdi P dan bagian mana yang menjadi S, kita perlu mengetahui bagian mana dalam kalimat itu yang diterangkan dan bagian mana yang menerangkan. Bagian yang diterangkan dalam kalimat nominal itulah yang menduduki fungsi S dan bagian kalimat yang menerangkan menduduki sebagai P.

Contoh

1. Anak itu cantik sekali.
2. Senyumnya manis sekali.

Pada kalimat nomor 1 bagian kalimat yang diterangkan adalah kelompok kata anak itu sedangkan bagian kata yang menerangkan adalah kelompok kata cantik sekali. Karnanya, fungsi S pada kalimat itu adalah kelompok kata anak itu sedangkan fungsi P pada kalimat itu adalah kelompok kata cantik sekali. Demikian juga pada kalimat nomor 2. Karena kata senyumnya merupakan bagian kalimat yang diterangkan maka ia menduduki sebagai S sedangkan kelmpok kata manis sekali adalah bagian kalimat yang menduduki fungsi P.

Itulah dua jnis kalimat yang dibedakan berdasarkan jenis kata yang menjadi P. Untuk postingan selanjutnya akan dibicarakan jenis kalimat yang dibedakan berdasarkan jenis kata kerja yang menjadi P.

0 Response to "Jenis Jenis Kalimat"

Posting Komentar