Pembelajaran Kreatif, Inovatif dan Produktif


Kurikulum 2013 dalam pelaksanaannya lebih banyak melibatkan siswa dalam pemerolehan ilmu. Model pembelajaran diskusi saja tidak cukup. Dibutuhkan model pembelajaran yang mampu menciptakan kondisi agar siswa melakukan proses berpikir untuk menemukan gagasan yang unik dan memanfaatkan gagasan tersebut menjadi ide-ide yang memiliki nilai lebih sehingga dihasilkan karya yang nyata dan berguna. Pembelajaran seperti itulah yang dimaksud dengan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan produktif, yang sering disingkat dengan KIP.

Model pembelajaran KIP dikembangkan berdasarkan hasil pelatihan pembelajaran inovatif dan partisipasif (PIP) yang diselenggarakan oleh Direktorat Ketenagaan DIKTI tahun 2007 di Jakarta.

Tahap-tahap Pembelajaran KIP

Model pembelajaran KIP terdiri dari beberapa tahap, yakni

  1. Orientasi, ini merupakan tahap awal dalam proses pembelajaran. Pada tahap ini diberikan motivasi kepada siswa dan juga penjelasan ruang lingkup kompetensi yang akan dipelajari serta penjelasan terhadap tujuan yang ingin dicapai serta tagihan yang harus dilakukan siswa.
  2. Eksplorasi. Pada tahap ini siswa melakukan kegiatan pencarian dan pendalaman konsep kompetensi yang dipelajari. Siswa diberi keleluasaan untuk memanfaatkan berbagai sumber belajar termasuk berkonsultasi dengan guru, pakar atau praktisi yang relevan
  3. Interprestasi. Pada tahap ini dipaparkan hasil dari eksplorasi. Secara individu atau kelompok siswa memberikan apresiasi, interprestasi dan konklusi tentang konsep kompetensi yang dipelajari
  4. Kreasi. Pada tahap ini siswa diberi kesempatan untuk mengembangkan gagasan-gagasan pengetahuan atau gagasan keterampilan baru yang dapat memberikan jawaban atau solusi sesuai dengan kompetensi yang sedang dipelajari
  5. Implementasi. Tahap ini merupakan fase pemanfaatan kreasi dan inovasi siswa dalam konteks yang sesungguhnya meskipun masih dalam lingkup terbatas.
Para guru dapat memanfaatkan dan menggunakan model pembelajaran ini dalam kegiatan belajar mengajarnya, sehingga hasil maksimal dari proses pembelajaran dapat dicapai secara optimal.

0 Response to "Pembelajaran Kreatif, Inovatif dan Produktif"

Posting Komentar