Strategi Mengajar Pantun

Dalam KBBI dijelaskan bahwa strategi salah satunya bermakna rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Dalam pengajaran, strategi ini sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Anda tidak harus meniru berbagai teori strategi pembelajaran yang sudah banyak ditulis orang. Anda bisa menciptakan sendiri strategi tersebut dengan menyesuaikan situasi tempat, kondisi siswa dan tingkat kemampuannya sehingga benar-benar strategi yang Anda terapkan bisa mendatangkan hasil yang maksimal.

Berikut ini beberapa langkah yang saya terapkan dalam pengajaran pantun di kelas VII.
  • Target: 
    • Siswa mengetahui perbedaan bentuk puisi bebas dan pantun dan memahami pengertian puisi berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya.
  • Langkah: 
    • Siapkan beberapa penggalan puisi bebas dan beberapa buah pantu.
    • Ajaklah para siswa mengamati puisi tersebut. 
    • Kemudian tanyakan pada mereka mana di antara contoh-contoh puisi yang Anda tampilkan itu yang disebut pantun. 
    • Kalau siswa sudah bisa dengan tepat menjawab, maka langkah berikutnya adalah mengajak siswa menganalisis beberapa pantun dan mengenali ciri-ciri pantun. 
    • Setelah itu ajaklah siswa menganalisis beberapa penggalan dari beberapa judul puisi bebas dan mintalah siswa mengamati dan membandingkannya dengan pantun. 
    • Kemudian ajaklah mereka merumuskan pengertian pantun berdasar ciri-ciri yang telah mereka temukan.
  • Target: 
    • Siswa bisa membuat pantun
  • Langkah: 
    • Untuk tahapan ini kemampuan anak akan sangat berbeda. Karenanya, agar semua siswa akhirnya bisa membuat pantun, buatlah pantun yang tidak lengkap (mungkin dihilangkan bagian isi atau bagian sampirannya). Lalu sediakan beberapa baris kalimat yang bisa dijadikan isi pada bagian pantun yang rumpang. Kegiatan ini akan memantapkan peserta didik dalam memahami persajakan dalam pantun.
    • Agar kegiatan lebih banyak melibatkan siswa, Anda bisa juga membuat baris pantun yang bisa dijadikan isi bagian pantun yang rumpang tetapi dengan mengacak susunannya. Pemahaman anak terhadap persajakan akan membantu siswa menyusun kata yang acak itu menjadi sebuah larik pantun yang sesuai dengan baris pantun yang lain.
  • Target: 
    • Siswa bisa membuat pantun
  • Langkah:
    • Sediakan beberapa kalimat yang disusun secara acak yang bisa disusun menjadi sebuah pantun. Kegiatan ini akan terasa mudah bagi siswa yang bisa cepat menangkap penjelasan atau bisa menganalisis contoh-contoh pantun yang ada. 
    • Setelah mereka bisa lancar mengerjakan tugas-tugas di atas, barulah mereka disuruh membuat pantun dengan tema bebas.
  • Target: 
    • Siswa bisa membuat pantun berbalas
  • Langkah: 
    • Buatlah siswa menjadi beberapa kelompok yang berpasangan antarkelompok. Mintalah sebuah kelompok dalam pasangan untuk membuat pantun dan mintalah kelompok yang lain untuk membalasnya.

Dengan pembelajaran seperti itu, insya Allah kelas tidak akan mati dan daya pikir siswa teroptimalkan. Jangan lupa di akhir pelajaran berilah penghargaan siapa saja yang berhasil membuat pantun dengan baik. Demikian juga berilah penghargaan bagi kelompok yang bisa melakukan pantun berbalas dengan baik. Semoga kegiatan dengan langkah-langkah tersebut di atas bisa membuat siswa enjoy dalam belajar. Selamat mencoba.


0 Response to "Strategi Mengajar Pantun"

Posting Komentar